Ini 3 Metode Lari Jarak Pendek yang Berarti serta Butuh Kalian Pelajari

Published by pablojavkin.com on

Lari jarak pendek ataupun yang kerap diucap dengan lari sprint yakni tipe lari dengan jarak tempuh antara 100 m sampai 400 m. Dalam perlombaan, lari jarak pendek ini kerap dikelompokkan jadi 3 no, ialah lari dengan jarak 100 m, 200 m, serta 400 m.

Berbeda dengan lari marathon, tipe lari jarak pendek lebih mendesak kalian buat mengoptimalkan kecepatan, alih- alih mengendalikan penyeimbang antara ritme lari serta energi. Perihal ini disebabkan pada lari jarak pendek, kalian dituntut buat dapat mengerahkan kecepatan lari kalian yang optimal dari garis dini sampai finish.

Nah, dalam melaksanakan lari jarak pendek, ada 3 metode dasar yang harus kalian pelajari. Ketiga metode dasar tersebut yakni metode start, metode dikala berlari, serta metode dikala merambah garis finish.

Ingin ketahui lebih banyak tentang ketiga metode lari jarak pendek yang sangat mendasar? Ikuti penjelasannya berikut ini!

Metode Start pastiguna.com

Secara universal, dalam perlombaan lari ada 3 berbagai metode start yang digunakan, ialah start jongkok, start berdiri, serta start melayang. Tetapi, spesial buat lari jarak pendek, metode start yang digunakan merupakan metode start jongkok.

Ada pula kala mengambil start jongkok, kalian dapat memakai 3 opsi metode start jongkok yang berbeda, ialah:

1. Start pendek( Bunch Start)

Metode start pendek dicoba dengan metode meletakkan kedua tangan dengan jari- jari membentuk huruf V terbalik pas di balik garis start. Sehabis itu, ambil posisi jongkok kemudian letakkan kaki kiri kalian di depan, sedangkan lutut kaki kanan kalian diletakkan pas di sebelah kaki kiri dengan jarak dekat satu kepal.

Tetapi, bila kalian lebih memilah buat memakai kaki kanan di depan, hingga silakan saja.

2. Start menengah( medium start)

Metode start pendek dicoba dengan metode meletakkan kedua tangan dengan jari- jari membentuk huruf V terbalik pas di balik garis start. Sehabis itu, ambil posisi jongkok kemudian letakkan kaki kiri kalian di depan, sedangkan lutut kaki kanan kalian diletakkan pas di sebelah kanan tungkak kaki kiri dengan jarak dekat satu kepal.

Tetapi, bila kalian lebih memilah buat memakai kaki kanan di depan, hingga silakan saja.

3. Start panjang( long start)

Metode start pendek dicoba dengan metode meletakkan kedua tangan dengan jari- jari membentuk huruf V terbalik pas di balik garis start. Sehabis itu, ambil posisi jongkok kemudian letakkan kaki kiri kalian di depan, sedangkan lutut kaki kanan kalian diletakkan di balik kaki kiri dengan jarak dekat satu kepal.

Tetapi, bila kalian lebih memilah buat memakai kaki kanan di depan, hingga silakan saja.

Sehabis mengenali ketiga metode start jongkok di atas, kalian pula butuh mengenali tentang gimana metode berlagak kala disebutkan 3 berbagai aba- aba, ialah aba- aba bersedia, siap, serta mulai/ ya.

Nah, buat mengenali apa sesungguhnya yang wajib kalian jalani di dikala mendengar ketiga berbagai aba- aba tersebut, berikut datanya:

Aba– aba“ Bersedia”

Kala kalian mendengar aba- aba“ Bersedia” dari si wasit/ pelatih, hingga yang wajib lekas kalian jalani yakni:

Lekas terletak dalam posisi jongkok dengan mengambil posisi metode start jongkok yang kalian gemari.

Tangan lurus kebawah serta memegang tanah. Setelah itu atur jarak antara tangan kanan serta tangan kiri selebar bahu.

Jari- jari pada kedua tangan harus dibangun menyamai huruf V yang terbalik, tetapi upayakan jarak antar jari tidak sangat rapat.

Condongkan bahu kalian sedikit kedepan

Arahkan segala pemikiran kalian pula kedepan, lurus

Kaki diletakkan menghadap garis start

Aba- aba“ Siap”

Kala kalian mendengar aba- aba“ Siap” dari si wasit/ pelatih, hingga yang wajib lekas kalian jalani yakni:

Panggul dinaikan ke atas melebihi besar bahu dengan kaki sedikit diluruskan, serta ambil napas dalam- dalam sehingga nampak tubuh lebih condong kedepan.

Angkat panggul kalian ke atas sampai melebih besar bahu dengan kaki sedikit diluruskan

Ambil napas dalam- dalam dengan senantiasa melindungi arah pemikiran kalian ke depan

Walaupun sudah terletak di dalam posisi siap, senantiasa yakinkan keadaan leher serta kepala kalian lagi dalam kondisi yang rileks

Kedua lengan masih dalam kondisi yang senantiasa sama semacam pada posisi“ Bersedia” tadi, tetapi dengan beban yang lebih.

Aba– aba“ Mulai/ Ya”

Kala kalian mendengar aba- aba“ Mulai/ ya” dari si wasit/ pelatih, hingga yang wajib lekas kalian jalani yakni:

Lengan kiri diayunkan ke depan sebaliknya lengan tangan kanan diayunkan ke balik, ataupun kebalikannya bergantung posisi start jongkok yang kalian ambil

Kaki kiri melaksanakan tolakan dengan kokoh, sedangkan kaki kanan mulai dilangkahkan dengan kilat. Ataupun kebalikannya.

Tumpukkan berat tubuh kalian ke depan.

Perlebar serta percepat langkah kaki kalian dalam 6- 9 langkah dini buat memantapkan posisi badan saat sebelum melaksanakan sprint yang sekencang- kencangnya

Categories: Pendidikan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *