6 Tips Kunjungi Objek Wisata Gunung Bromo

Published by pablojavkin.com on

wisata Gunung Bromo kembali dibuka untuk umum setelah sempat ditutup guna mencegah penyebaran Covid-19. Namun, kini pihak pengelola menerapkan peraturan dan protokol kesehatan ketat yang wajib dipatuhi wisatawan.

Bukan tanpa alasan, Gunung Bromo memang merupakan salah satu primadona di kalangan wisatawan domestik maupun mancanegara. Pesonanya tidak terbantahkan lagi.

Di tempat ini, wisatawan dapat menikmati momen matahari terbit yang spektakuler dari paket wisata bromo menjajal sensasi berkemah di alam terbuka, hingga berpetualang menyisiri hamparan gurun pasir yang eksotis.

Nah, bila dalam waktu dekat ini kamu berencana ke Gunung Bromo, berikut Okezone rangkumkan 6 tips agar momen liburan kamu jadi lebih seru dan menyenangkan. Ingat, selalu patuhi protokol kesehatan yang berlaku ya!

1. Musim kemarau waktu terbaik mengunjungi Bromo

Tips yang pertama sebetulnya kembalj ke preferensi masing-masing. Tapi kalau kamu ingin melihat Bromo dengan panorama yang eksotis, datanglah di musim kemarau. Kamu akan menikmati pemandangan Gunung Bromo yang tampak kecokelatan dengan hiasan hamparan gurun pasir yang luas.

 

2. Datang di hari biasa

Meski pihak pengelola telah meningkatkan jumlah kuota kunjungan hingga 40%, Gunung Bromo itu selalu ramai dikunjungi wisatawan. Termasuk di masa transisi new normal ini. Jadi kalau kamu ingin menikmati momen liburan yang nyaman dan sepi dari kerumunan, sebaiknya hindari mengunjungi Bromo di akhir pekan. Datang lah di hari biasa.

3. Siapkan baju hangat

Perlu kamu ketahui bahwa Gunung Bromo berada di ketinggian 2.329 mdpl. Alhasil, suhu udara di tempat ini bisa biasanya berada di angka 10 derajat celcius, bahkan bisa dibawahnga. Jadi, buat kamu yang tidak terbiasa dengan dingin, siapkan baju hangat, syal, sarung tangan, dan jangan lupa membawa inhealer bagi yang memiliki asma.

4. Pakai sepatu

Sangat dianjurkan untuk mengenakan sepatu trekking selama berada di kawasan Gunung Bromo. Pasalnya, di sini kamu akan melakukan beragam aktivitas outdoor mulai dari trekking melalui jalan terjal hingga melewati kawasan berpasir dan dipenuhi bebatuan. Sepatu juga akan membuat kaki kamu terasa lebih hangat dibandingkan sandal jepit atau alas kaki lain yang terbuka.

5. Bawa masker, kacamata, topi dan sunblock

Fungsi masker di Gunung Bromo tak hanya untuk mencegah kamu dari penyebaran Covid-19. Kamu harus tahu kalau kawah Gunung Bromo itu masih aktif lho. Kamu akan mencium bau belerang yang sangat menyengat dan terkadang menyesakkan dada. Jadi, selalu kenakan masker selama berada di tempat ini.

Aksesori lain yang penting dan sebaiknya dibawa adalah topi dan kacamata hitam. Selain membuat tampilan kamu lebih kece, kedua benda ini juga dapat melindungi mata kamu dari paparan sinar matahari. Apalagi saat kamu main di savana atau lautan pasir Bromo.

6. Bawa bekal dan minuman sendiri

Di Gunung Bromo sebetulnya sudah banyak pedagang yang menjual beragam makanan, mulai dari warung mi instan, sate ayam, bakso, dan masih banyak lagi. Namun di tengah pandemi Covid-19 ini, sebaiknya kamu membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Jadi sebelum menuju ke Gunung Bromo, kamu bisa membuat bekal makanan di rumah atau mampir ke minimarket untuk membeli air mineral, biskuit, roti, dan camilan lainnya.


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *